• jasa shms di indonesia
  • weigh in motion supplier indonesia
JASA SHMS

Jasa Pengujian Struktur Bangunan

Jasa Pengujian Struktur Bangunan

Jasa Pengujian Struktur Bangunan. Pengujian struktural merupakan bagian integral dari industri konstruksi modern, apakah itu membuktikan komponen individu atau material yang cocok untuk tujuan atau memuat pengujian atau struktur yang ada.

Pengujian struktural dapat dilakukan untuk menetapkan standar yang menunjukkan kinerja yang memadai atau dapat lebih disesuaikan, misalnya untuk produk baru, selama pengembangan atau untuk sertifikasi sebelum peluncuran produk.

Namun kini telah hadir jasa uji struktur bangunan yang bisa Anda gunakan untuk melakukan pengujian untuk menetapkan standar itu sendiri. PT Struktur Pintar Indonesia siap membantu Anda dalam hal ini. PT Struktur Pintar Indonesia merupakan solusi shms (structural health monitoring system) terbaik di Indonesia.

Jasa Uji Kekuatan Bangunan



Struktur ukuran penuh mungkin memerlukan jasa pengujian struktur bangunan melalui desain oleh situasi pengujian atau dalam pengembangan desain baru atau untuk menunjukkan bahwa bangunan yang ada dapat terus memenuhi standar modern, setelah perubahan penggunaan. Dalam sistem uji struktur bangunan ini ada standar nasional, Eropa serta internasional.

Jasa uji struktur bangunan juga menawarkan jasa pengujian struktur bangunan untuk bahan, produk dan struktur di rumah maupun di bangunan lalinnya dan sering merancang program pengujian khusus untuk menguji produk baru atau masalah struktural yang tidak tercakup dalam pedoman saat ini. Berikut beberapa jasa uji struktur bangunan yang biasa dilakukan:

Pengujian beban (Load Test)



Load test merupakan salah satu cara uji struktur yang memiliki sifat merusak, baik setengah maupun secara keseluruhan atas komponen setiap struktur bangunan yang akan dilakukan pengujian. Uji struktur yang diinginkan bisa dikerjakan dengan beberapa cara, dimana salah satunya yaitu dengan menggunakan metode uji beban (load test). Ini juga cara untuk menganalisa kesehatan struktur bangunan tersebut.

Tujuan dari uji beban (load test) ini hanya untuk membuktikan apabila suatu struktur bangunan atau bagaian-bagiannya telah memiliki tingkat keamanan yang memenuhi syarat daripada peraturan yang ada untuk bangunan tersebut. Load test ini juga ditujukan untuk bisa menjamin keselamatan nantinya. Load test ini sendiri biasanya hanya dilakukan secara khusus pada bagian struktur bangunan yang sekiranya dirasa ragu untuk memenuhi tingkat keamanan yang telah dilakukan dari hasil uji material maupun pengamatan melalui data-data yang telah ada.

Baca juga: Perusahaan Monitoring System Indonesia

Pengujian dampak (Impact Test)



Impact test merupakan uji kemampuan suatu material untuk menahan benturan, yang digunakan oleh para arsitek ataupun insinyur untuk memprediksi dampak yang akan terjadi dalam kondisi yang sebenarnya. Banyak material yang gagal tiba-tiba di bawah uji dampak ini, yang kemudian terdapat cacat, retak, maupun lekukan. Impact test yang paling umum ialah dengan menggunakan pendulum yang berayun untuk dibenturkan ke material.

Ketinggian sebelum dan sesudah benturan digunakan untuk menghitung energi yang diperlukan untuk memecah material, dan melihat seberapa jauh kekuatan material tersebut. Pengujian dampak paling sering terdiri dari konfigurasi Charpy dan IZOD. Dalam tes Charpy, benda uji dipegang secara horizontal di antara dua batang vertikal. Dan dalam uji IZOD, spesimen berdiri tegak, menyerupai tiang pagar.

Tes Charpy dilakukan pada instrumen mesin yang mampu mengukur kurang dari 1 pon hingga 300 pon pada suhu yand dimulai dari -320 °F hingga lebih dari 2000 °F. Jenis spesimen uji benturan mencakup konfigurasi seperti V-Notch, U-Notch, Key-Hole Notch, serta Un-notched dan ISO (DIN) V-Notch, dengan kapabilitas pengujian sub-ukuran spesimen pengujian hingga ¼ ukuran. Pengujian IZOD dapat dilakukan hingga 240 pon pada spesimen standar tunggal dan tipe-X3.

Uji tarik (Tensile Test)

Tensile test (uji tarik) yang juga dikenal sebagai tension test (uji tegangan) merupakan jenis uji struktur bangunan mekanik paling mendasar yang dapat dilakukan pada material. Uji tarik sederhana relatif murah dan terjangkau, serta sepenuhnya terstandardisasi. Dengan menarik sesuatu, kita akan sangat cepat menentukan bagaimana material akan bereaksi terhadap gaya yang diterapkan dalam ketegangan. Saat material sedang ditarik, Anda akan menemukan kekuatannya bersama dengan seberapa banyak ia akan memanjang.

Ketika kita terus menarik material hingga mencapai titik rusaknya, kita akan mampu memperoleh uji tarik yang lengkap dan bagus. Sebuah lengkungan yang dihasilkan akan menunjukkan bagaimana ia bereaksi terhadap gaya yang diterapkan. Ada beberapa cara yang digunakan:

1. Hukum Hooke
Untuk sebagian besar uji tarik, Anda akan melihat bahwa pada bagian awal pengujian, hubungan antara gaya yang diterapkan, atau beban, dan perpanjangan contoh material adalah linier. Di wilayah linier ini, garis mematuhi hubungan yang didefinisikan sebagai "Hukum Hooke” di mana rasio stres terhadap tegangan adalah konstan, atau hukum Hooke.
2. Modulus Elastisitas
Modulus elastisitas merupakan ukuran kekakuan material, tetapi hanya berlaku di wilayah linier kurva. Jika contoh material dimuat dalam wilayah linier tersebut, material akan kembali ke kondisi yang sama persis jika beban dihapus. Di titik saat kurva tidak lagi linier dan menyimpang dari hubungan garis lurus, Hukum Hooke tidak lagi berlaku dan beberapa deformasi permanen terjadi pada contoh material tersebut. Titik ini disebut “batas elastis” atau “proporsional”. Dari titik ini pada uji tarik, material bereaksi secara elastis terhadap peningkatan beban atau tekanan lebih lanjut. Ini tidak akan kembali ke kondisi aslinya, kondisi tanpa tekanan jika muatan dilepas.

Kita juga bisa mendapatkan jumlah peregangan yang dialami spesimen selama uji tarik ini. Ini dapat dinyatakan sebagai pengukuran mutlak dalam perubahan panjang atau sebagai pengukuran relatif yang disebut “peregangan”.

Uji performa, daya tahan, dan keandalan (Performance, Durability, Reliability Test)

Performance test mencakup berbagai pengujian, biasanya meliputi produk, bagian, material, maupun kemampuan sistem untuk memenuhi spesifikasi desain, rekayasa, serta fungsional dan persyaratan, termasuk setiap kondisi lingkungan yang diperlukan di mana produk, bagian, material, atau sistem akan digunakan.

Durability test merupakan durasi waktu suatu produk, bagian, material, atau sistem untuk dapat memenuhi persyaratan kinerjanya. Misalnya, rentang umur. Pengujian daya tahan umumnya dianggap sebagai bagian dari reliability test. Reliability test sendiri umumnya dapat dilihat sebagai suatu interupsi dalam penggunaan atau kinerja selama masa hidup suatu produk, bagian, materi, atau sistem.

Produk yang baik akan berusaha untuk meminimalisir interupsi yang tidak terduga dalam kinerja mereka sepanjang durasi pelanggan yang berbeda-beda. Jadi, pengujian yang sangat baik harusnya mampu memaksimalkan, menangkap, atau mengekspos interupsi yang tak terduga ini dalam kinerja selama evaluasi produk, dan kondisi di mana interupsi ini terjadi.

Selain itu, masih banyak pengujian yang bisa dilakukan oleh jasa pengujian struktur bangunan, seperti exposure site testing (uji pencahayaan, strength testing (uji ketahanan), weatherability (uji cuaca), settlement (uji penyelesaian), fatigue (uji keselamatan), cable loading on support systems (uji sistem kabel pada sistem pendukung), air tightness (uji kerapatan udara), water tightness (uji kerapatan air), light reflectance value testing (uji nilai pantulan cahaya), hingga chemical testing (uji kimia).

Anda juga akan memiliki data dan kepercayaan yang paling andal dalam evaluasi produk Anda dengan jasa uji struktur bangunan, karena para jasa pengujian struktur bangunan biasanya selalu ahli dalam evaluasi produk, pengujian, dan simulasi lingkungan.

Hal ini ditambah dengan pengalaman yang mendalam dari jasa pengujian struktur bangunan dalam menyiapkan kondisi pengujian untuk kinerja, ketahanan, dan keandalan, bagian, atau material.

Jasa Test Keamanan Bangunan
PT Struktur Pintar Indonesia menawarkan jasa pengujian struktur bangunan, seperti Load Test dan Impact Test. Jasa uji struktur bangunan di Indonesia. WIM atau Weigh in motion distributor in Indonesia.

PT Struktur Pintar Indonesia