• jasa shms di indonesia
  • weigh in motion supplier indonesia
Buka Web SPI

Analisa Kesehatan Struktur Jembatan

Analisa Kesehatan Struktur Jembatan

Analisa kesehatan struktur jembatan adalah hal yang menjadi pusat dalam struktur rekayasa desain. Melalui analisis struktur ini kita mampu melihat beberapa gaya yang muncul dalam suatu model struktur yang mewakili sistem struktur yang terdiri atas beberapa elemen struktur untuk beban yang bekerja.

Apakah bangunan yang akan Anda gunakan nantinya layak atau tidak, maka harus dilakukan pengujian. Jasa analisa kesehatan struktur jembatan solusinya.

Jasa Analisa Kesehatan Struktur Jembatan

Di sisi lain, hal itu juga dengan didukung ilmu mekanika teknik serta struktur modelling yang berpengalaman, sudah pasti juga dengan alat bantu perangkat lunak saat menganalisis struktur untuk dijadikan hal penting dalam akurasi maupun ketelitian. Dan seperti halnya analisis lainnya, banyak juga jasa pengujian dan analisis struktur yang dapat membantu Anda.

Simpelnya seperti ini. Jika Anda ingin membeli rumah baru untuk keluarga Anda.Atau Anda ingin memperluas bisnis Anda di gedung baru.Berarti Anda pasti membutuhkan audit bangunan / konstruksi atau jasa analisa kesehatan struktur jembatansebelum Anda memulai proses pembelian tersebut. Nah, PT SPI merupakan solusi pasti untuk masalah tersebut.

Jasa analisa kesehatan struktur jembatan ini merupakan proses di mana sebuah jembatan diuji / dievaluasi untuk mengungkapkan nilai kualitasnya. Hubungi PT SPI untuk Jasa SHMS (Structural Health Monitoring System) bagi proyek pembangunan yang Anda kerjakan.

Berikut beberapa jenis tes selama proses evaluasi ini:

A. Inspeksi Visual (Visual Inspection)

Sebelum Anda mulai menghancurkan dan menetapkan tonggak yang tepat untuk pengujian, konstruksi harus divisualisasikan untuk bisa mengenali cacat struktural, mengidentifikasi tanda-tanda kerusakan material, mengidentifikasi distress atau deformasi struktural, dan juga untuk mengidentifikasi perubahan / penambahan ekstra dalam struktur yang dapat menyebabkan overloading.

Setiap retakan, tanda tekanan pada material, titik lembab atau sentuhan yang tidak biasa di permukaan, ketika diamati dengan cermat, indikator yang tampaknya kecil ini dapat menjadikan tanda bagi seorang ahli untuk bisa mengungkapkan kelayakan sebuah bangunan.

B. Non Destructive (NDT) dan Destructive Testing (DT)

Tes ini sangat penting untuk menentukan kekuatan dan kualitas material beton, dan untuk menentukan kerusakan pada struktur konstruksi yang mengalami korosi, serangan kimia, kebakaran atau alasan lainnya.

B1. Tes kekuatan beton

·         Rebound Hammer Test, berguna untuk mengukur kekerasan permukaan beton.

·         Uji Kecepatan Pulsa Ultrasonik, berfungsi untuk menilai homogenitas beton, untuk menilai kekuatan beton secara kualitatif, serta untuk menentukan integritas struktural.

·         Sampling Inti dan Pengujian yang berguna untuk mengukur kekuatan, permeabilitas, serta kerapatan beton

B2. Serangan kimia

·         Uji Karbonasi, yang berfungsi untuk menilai kedalaman karbonasi dan pH beton.

·         Uji Klorida yang berfungsi untuk menilai kadar total air / asam klorida yang larut.

·         Sulfat Test yang berguna untuk menilai kadar total air / menilai total kandungan sulfat yang larut dalam air.

B3. Tes Potensi Korosi

·         Cover Meter yang berguna untuk mengukur penutup penguat, diameter penguat dan jarak penguatan.

·         Half Cell Method yang dilakukan untuk menilai kemungkinan korosi pada baja yang tertanam.

·         Permeability Test yang dilakukan untuk menilai permeabilitas beton akibat air dan udara.

B4. Penilaian Homogenitas dan Integritas

·         Kecepatan dorongan ultrasonik yang dilakukan untuk penentuan retakan dan diskontinuitas.

C. Pengujian Inti

Metode ini merupakan tes untuk pengujian kekuatan beton. Dalam metode ini sampel inti silindris diambil dari struktur yang ada. Inti secara visual diperiksa dan diuji di laboratorium untuk kemudian melakukan pemeriksaan atas kekuatan komprehensifnya. Pengujian kekuatan jembatan dengan beberapa metode ini, merupakan aspek penting yang wajib dilakukan. Tingkat keselamatan merupakan tujuan utama dari test penelitian kesehatan jembatan seperti ini.

D. Pengujian beban berlebih

Jenis pengujian yang paling mudah yang dapat digunakan untuk memastikan kekuatan material beton adalah memuatnya dengan beban dan memeriksa tingkat variasi yang dialami di bawah beban itu pada tingkat bangunan dan lantai yang berbeda. Meskipun pengujian jenis ini akan memberikan ukuran langsung akan kemampuan struktur untuk menopang berat yang dimiliki, bangunan mungkin mengalami kerusakan fisik sebagai akibat dari tekanan yang berlebihan. Karena itu, tidak banyak operator yang memilih jenis cara ini.

Sekarang, Anda telah memiliki gagasan dasar mengenai jasa analisa kesehatan struktur jembatan. Kini Anda juga sudah dipersenjatai dengan pengetahuan untuk membuat keputusan yang tepat sebelum Anda memutuskan untuk menghambur-hamburkan uang Anda saat nantinya memilih untuk membeli maupun memiliki suatu bangunan.

Struktur dan Beban dalam Pengujian dan Analisis Struktur

Analisis struktural merupakan penentuan efek beban pada struktur fisik dan komponennya. Struktur yang dimaksud pada jenis analisis ini termasuk semua yang mampu menahan beban, seperti bangunan, jembatan, kendaraan, perabotan, pakaian, lapisan tanah, prostesis dan jaringan biologis. Analisis struktural juga menggunakan bidang mekanika terapan, ilmu material dan matematika terapan untuk menghitung deformasi struktur, kekuatan internal, tekanan, reaksi pendukung, percepatan, dan stabilitas. Hasil analisis struktur ini digunakan untuk melakukan verifikasi tentang kesesuaian struktur untuk digunakan, yang sering kali menghalangi tes fisik. Analisis struktural adalah bagian kunci dari desain rekayasa struktur.

Struktur mengacu pada sebuah badan atau sistem bagian terhubung yang digunakan untuk mendukung beban. Contoh-contoh penting terkait dengan Teknik Sipil termasuk bangunan, jembatan, dan menara; di cabang-cabang lain dari rekayasa struktur seperti kapal dan pesawat terbang, tank, bejana tekan, sistem mekanis, dan struktur pendukung listrik adalah penting. Untuk mendesain struktur, seorang insinyur harus memperhitungkan keamanan, estetika, dan kemudahan servisnya, sambil mempertimbangkan kendala ekonomi dan lingkungan. Cabang-cabang teknik lainnya bekerja pada berbagai macam struktur non-bangunan.

Klasifikasi struktur

Sistem struktural adalah kombinasi elemen struktural dan materialnya. Penting bagi seorang ahli struktural untuk dapat mengklasifikasikan suatu struktur dengan bentuk atau fungsinya, dengan mengenali berbagai elemen yang menyusun struktur itu. Unsur-unsur struktural membimbing kekuatan sistemik melalui bahan tidak hanya seperti batang penghubung, rangka, balok, atau kolom, tetapi juga kabel, lengkungan, rongga atau saluran, dan bahkan sudut, struktur permukaan , atau bingkai.

Beban struktural

Setelah persyaratan dimensi untuk struktur telah ditentukan, perlu untuk menentukan beban yang harus didukung oleh struktur. Oleh karena itu, desain struktural dimulai dengan menetapkan beban yang bekerja pada struktur. Pemuatan desain untuk struktur sering ditentukan dalam kode bangunan. Ada dua jenis kode, yaitu kode bangunan umum dan kode desain. Para ahli harus memenuhi semua persyaratan agar struktur tetap dapat diandalkan.

Ada dua jenis beban yang biasanya ditemui dalam desain. Jenis beban pertama adalah beban mati yang terdiri dari bobot berbagai anggota struktural dan bobot benda apa pun yang secara permanen melekat pada struktur. Misalnya, kolom, balok, atap, dinding, jendela, girder atau balok penopang, pelat lantai, pipa leding, peralatan listrik, serta jenis lainnya.

Tipe beban kedua adalah beban hidup yang bervariasi dalam besaran dan lokasinya. Ada banyak jenis beban hidup seperti beban bangunan, beban jembatan jalan raya, beban jembatan kereta api, beban impak, beban angin, beban salju, beban gempa, dan beban alam lainnya.

Jasa Pengujian dan Analisis Struktur untuk Mengetahui Kelayakan Bangunan

Pengujian dan analisis struktur bangunan memang menjadi hal utama yang harus dilakukan untuk mengetahui kelayakan bangunan yang ada, yang mungkin telah mengalami beberapa kerusakan karena penggunaan sebelumnya serta akibat daru usia bangunan itu sendiri. Jasa Analisa kesehatan struktur jembatan disini juga berperan penting demi keamanan maupun keselamatan kita sebagai pengguna fasilitas tersebut nantinya.

Banyaknya analisa kesehatan struktur jembatanini mampu mempermudah Anda untuk melakukan pengujian tersebut, langsung dari ahlinya.

Pentingnya mengetahui apakah bangunan yang akan Anda gunakan nantinya layak atau tidak, maka harus dilakukan pengujian.Jasa analisa kesehatan struktur jembatan solusinya. PT Struktur Pintar Indonesia (  PT SPI ) akan mampu membantu Anda semaksimal mungkin.

PT SPI ( Struktur Pintar Indonesia )

Gedung Menara Kadin Lt. 30

Jl. H.R. Rasuna Said Blok X-5

Kav. 2-3, Jakarta Selatan

12950

Telephone : +62 21 52921129

Faximile : +62 21 52921130

 

Terima Kasih,

PT Struktur Pintar Indonesia